Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 52 poin akibat maraknya aksi ambil untung. Koreksi ini membuat indeks meninggalkan level 4.300.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG terpangkas 21,912 poin (0,51%) ke level 4.315,597 terkena sentimen negatif dari pasar regional dan global. Posisi indeks yang masih tinggi jadi kesempatan investor mengambil untung.

Aksi jual menyasar hampir seluruh lapisan saham sehingga indeks tak berdaya di teritori negatif. Indeks bahkan sempat jatuh ke posisi terendahnya di 4.280,173.

Pada penutupan perdagangan, Rabu (27/11/2012), IHSG jatuh 52,982 poin (1,22%) ke level 4.284,527. Sementara Indeks LQ45 ambles 11,024 poin (731,786.

Sektor konsumer masih ‘bandel’ menjadi satu-satunya indeks yang berhasil bertahan di teritori positif. Sedangkan sembilan sektor lainnya terkena aksi ambil untung, terutama saham-saham komoditas.

Volume dan nilai transaksi perdagangan kali ini sedikit meningkat akibat transaksi tutup sendiri (crossing) saham PT Tower Bersama Tbk (TBIG) senilai Rp 1,5 triliun di pasar negosiasi oleh broker CLSA Indonesia.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 91.174 kali pada volume 2,76 miliar lembar saham senilai Rp 4,102 triliun. Sebanyak 44 saham naik, sisanya 201 saham turun, dan 63 saham stagnan.

Pergerakan bursa-bursa di Asia masih mengecewakan sejak pagi tadi, masih kompak berjalan di zona merah. Bursa saham lokal menjadi yang jatuh paling dalam siang hari ini.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 13,73 poin (0,69%) ke level 1.977,43.
  • Indeks Hang Seng turun 183,23 poin (0,84%) ke level 21.660,80.
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 92,11 poin (0,98%) ke level 9.331,19.
  • Indeks Straits Times berkurang 5,94 poin (0,20%) ke level 3.005,97.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Unilever (UNVR) naik Rp 500 ke Rp 26.300, Sarana Menara (TBIG) naik Rp 250 ke Rp 6.050, Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 250 ke Rp 4.250, dan Panasia Indo (HDTX) naik Rp 180 ke Rp 910.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.200 ke Rp 50.900, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 1.100 ke Rp 14.900, United Tractor (UNTR) turun Rp 950 ke Rp 17.650, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 600 ke Rp 18.400.

Sumber : http://finance.detik.com/read/2012/11/28/115403/2103657/6/anjlok-52-poin-ihsg-balik-ke-level-4200?